Rabu, 04 Juli 2007

KEBAIKAN DAN KEJAHATAN...



Pertentangan dalam penciptaan itu selalu relatif, dalam pengertian bahwa tidak terdapat perbedaan-perbedaan yang mutlak. Pengetahuan mutlak, kehidupan mutlak, dan kekuatan mutlak - Semua itu Sifat-sifat Tuhan. Namun, ketika terjewantah di dunia, semuanya menjadi lemah dan ternoda, karena terpisah jauh dari Sumbernya. Sehingga,"pengetahuan" dan "kekuatan" yang dapat dijumpai didunia ini hanya kesuraman pantulan Sifat-sifat Tuhan yang terang dan Utama.
Bagi sebagian besar kita, pertentangan yang paling sulit dipahami yang dapat dijumpai didunia ini adalah pertentangan antara "kebaikan" dan "kejahatan" . Jelas bahwa, sebagaimana telah disebutkan, kebaikan mutlak hanya dapat ditemukan di dalam Tuhan.
Segala bentuk kejahatan berasal dari kesuraman kebaikan, karena jauh dari sumbernya. Segala kebaikan dan kejahatan di dunia ini bersifat relatif, tidak mutlak. Sebab tidak ada yang mutlak dalam segala ciptaan. Dari sudut pandang lain, segala sesuatu adalah kebaikan dan kejahatan dalam hubungannya dengan manusia, tidak dalam hubungan dengan Tuhan. Sebab, di mata-Nya, segala yang mewujud hanya untuk satu hal, mengejewantahkan Perbendaharaan Yang Tersembunyi yaitu Tuhan. Lebih dari itu, jika di dunia ini tidak ada kejahatan, tiada sarana bagi pengejewantahan Sifat-sifat Tuhan. Pengampunan dan Ancaman, sebagai contoh, apa yang hendak Dia ampuni jika tidak ada dosa (kejahatan), dan juga untuk apa Ancaman-Nya? Dalam beberapa hal, kesempurnaan kreativitas Sang pelukis yang terbatas, menuntut membuat lukisan-lukisan yang indah sekaligus yang jelek.

Tidak ada komentar: